Anda mencari madu murni? TERAS MADU menjual berbagai jenis madu yang berkualitas seperti :
1. Madu Pramuka (agen resmi bekasi), tersedia :
- madu super (pollen + royal jelly)
- madu randu/kapuk (bagus buat anak)
- madu rambutan
- dll
2. Madu Sumatera (Riau,Palembang)
3. Madu Kalimantan
4. Madu Yaman/Arab
5. Madu Jinten; campuran madu + habbatussauda
6. Madu Kurma; campuran madu + sari kurma
Selain aneka madu kami juga menjual berbagai jenis herbal lainnya seperti habbatussauda (jinten hitam), sari kurma, propolis, teh rosella, minyak zaitun, dll.
Hubungi TERAS MADU sekarang juga di
Perum Bekasi Timur Regensi K12/17
Setu, Bekasi (Dekat Perumahan Zamrud - Mustika Jaya)
Telp. 021-99649493
Khusus bagi pemesan yang tinggal di Perumahan Bekasi Timur Regensi, Zamrud dan sekitarnya KAMI SIAP ANTAR.
Mulai hidup sehat natural bersama TERAS MADU.
Teras Madu
Kamis, 05 Januari 2012
Kamis, 21 Juli 2011
Sehat Itu Penting...
Assalamualaikum...
Bapak ibu yang dirahmati Allah, tidak ada nikmat paling besar setelah nikmat iman-islam selain nikmat dikaruniai kesehatan. Dengan kesehatan prima kita dapat berbuat apa pun, namun sebaliknya walau kekayaan kita banyak, tanpa kesehatan semua terasa sia-sia, bahkan terkadang harta banyak pun habis guna menebus kesehatan yang hilang...
Oleh karena itulah kami sebut SEHAT ITU PENTING.
Tanpa kesehatan kita tidak dapat menjadi hamba Allah terbaik dalam meraih takwa, karena amal kita lebih sedikit daripada yang sehat. Tanpa kesehatan dunia kita menjadi terbatas dan beberapa kesempatan pun hilang dan berlalu begitu saja.
Namun sakit itu sunnatullah, hukum alam. Setiap manusia harus merasakan sakit, agar ia menyadari tentang betapa besarnya nikmat sehat, agar ia menyadari untuk senantiasa bersyukur kepada Sang Pemberi Kesehatan...
Tentu bila kita bisa memilih kita ingin selamanya sehat dan tidak pernah sakit. Namun bahkan rasulullah, sang kekasih pun mengalami sakit sebanyak 2 kali seumur hidupnya. Pertama ketika terkena sihir yahudi, ini pun untuk menjadi acuan umatnya berkaitan tentang tata cara pengobatan berkaitan dengan sihir. Yang kedua sakit yang membawa kepada akhir hayat beliau.
Cuma dua kali seumur hidup. Luar biasa...adakah manusia lain yang seperti beliau?
Fakta ini menunjukkan bahwa pendidikan dan etika keislaman seperti yang dicontohkan rasul merupakan kunci dalam keberhasilan meraih segalanya, termasuk meraih kesehatan prima. Adab islam sampai kepada cara makan, berapa takaran-nya, sepertiga makanan, sepertiga air, sepertiga udara. Atau, etika berhenti makan sebelum kenyang, atau jangan bernafas ketika minum, dan lain sebagainya. Adakah agama lain yang mengatur umatnya seperti ini? Ini menunjukkan bahwa tiada lain dan tiada bukan kehadiran islam adalah untuk membimbing manusia menuju cahaya.
Lalu siapa yang membimbing mereka? Allah. Allah lah yang langsung membimbing manusia melalui kitab-Nya yang Agung, yang kemudian dicontohkan dalam perwujudan amal nyata oleh seorang rasul bernama Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Lihatlah beliau yang selalu sehat, dan sakit cuma dua kali seumur hidup. Bisakah kita meniru beliau?
Tentu bisa asal kita mau mengikuti sunnah-sunnah (jejak perilaku maupun perintah perkataan nabi) seperti contoh yang tadi disebutkan diatas.
Diantara sunnah tersebut juga terkait dengan pola makan maupun jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi.
Secara langsung Allah menyebutkan tentang jenis makanan yang akan membuat kita sehat. Sebuah suraty bernama Surat Lebah (An-Nahl) ada menyebutkan bahwa dalam MADU terdapat obat bagi sebagal jenis penyakit, artinya sumber kesembuhan. Ini rahasia yang manusia kurang menyadarinya.
Kenyataannya apakah orang islam yakin dengan keampuhan madu sebagai obat?
Sebaliknya justru ilmu ini banyak diambil oleh orang-orang timur (cina,jepang,india, dll) maupun barat. Justru mereka yang berlomba berburu dan memproduksi madu. Padahal kita yakin dengan adanya syurga, neraka, alam barzakh, hari hisab, para rasul dari adam, nuh, ibrahim, musa, isa bahwa semuanya pernah ada dan hidup di muka bumi. Kalau untuk berita yang seperti ini kita dan para kiayi sekalian merasa harus yakin, kenapa mengenai berita MADU sebagai penyembuh malah banyak yang kurang yakin? Malam lebih yakin aspirin, parasetamol, bodrex, dan lain sebagainya. Bahkan ada yang rela membeli obat hingga puluhan juta, padahal Allah sudah menunjukkan penawar sakit yang sebenarnya, kenapa kita tidak percaya? padahal ayat tentang madu ini bersamaan turunnya dengan ayat-ayat tentang kubur, syurga, neraka, mahsyar, dan lain-lain. Mari kita renungkan hal ini!
Dan diantara kebiasaan rasul dalam menjaga kehatan adalah mengatur pola makan (termasuk dengan berpuasa), memakan buah dan serat (sayur), sering berolahraga (setiap habis subuh beliau sering keliling kota madinah mengontrol, dengan berjalan kaki menyusuri pemakaman baqi dan pelosok lainnya, kurang lebih 2-3 jam).
Jadi tunggu apa lagi? semua tergantung kepada kita, mau atau tidak. Dan yakinlah bahwa SEHAT ITU PENTING...
Bapak ibu yang dirahmati Allah, tidak ada nikmat paling besar setelah nikmat iman-islam selain nikmat dikaruniai kesehatan. Dengan kesehatan prima kita dapat berbuat apa pun, namun sebaliknya walau kekayaan kita banyak, tanpa kesehatan semua terasa sia-sia, bahkan terkadang harta banyak pun habis guna menebus kesehatan yang hilang...
Oleh karena itulah kami sebut SEHAT ITU PENTING.
Tanpa kesehatan kita tidak dapat menjadi hamba Allah terbaik dalam meraih takwa, karena amal kita lebih sedikit daripada yang sehat. Tanpa kesehatan dunia kita menjadi terbatas dan beberapa kesempatan pun hilang dan berlalu begitu saja.
Namun sakit itu sunnatullah, hukum alam. Setiap manusia harus merasakan sakit, agar ia menyadari tentang betapa besarnya nikmat sehat, agar ia menyadari untuk senantiasa bersyukur kepada Sang Pemberi Kesehatan...
Tentu bila kita bisa memilih kita ingin selamanya sehat dan tidak pernah sakit. Namun bahkan rasulullah, sang kekasih pun mengalami sakit sebanyak 2 kali seumur hidupnya. Pertama ketika terkena sihir yahudi, ini pun untuk menjadi acuan umatnya berkaitan tentang tata cara pengobatan berkaitan dengan sihir. Yang kedua sakit yang membawa kepada akhir hayat beliau.
Cuma dua kali seumur hidup. Luar biasa...adakah manusia lain yang seperti beliau?
Fakta ini menunjukkan bahwa pendidikan dan etika keislaman seperti yang dicontohkan rasul merupakan kunci dalam keberhasilan meraih segalanya, termasuk meraih kesehatan prima. Adab islam sampai kepada cara makan, berapa takaran-nya, sepertiga makanan, sepertiga air, sepertiga udara. Atau, etika berhenti makan sebelum kenyang, atau jangan bernafas ketika minum, dan lain sebagainya. Adakah agama lain yang mengatur umatnya seperti ini? Ini menunjukkan bahwa tiada lain dan tiada bukan kehadiran islam adalah untuk membimbing manusia menuju cahaya.
Lalu siapa yang membimbing mereka? Allah. Allah lah yang langsung membimbing manusia melalui kitab-Nya yang Agung, yang kemudian dicontohkan dalam perwujudan amal nyata oleh seorang rasul bernama Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Lihatlah beliau yang selalu sehat, dan sakit cuma dua kali seumur hidup. Bisakah kita meniru beliau?
Tentu bisa asal kita mau mengikuti sunnah-sunnah (jejak perilaku maupun perintah perkataan nabi) seperti contoh yang tadi disebutkan diatas.
Diantara sunnah tersebut juga terkait dengan pola makan maupun jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi.
Secara langsung Allah menyebutkan tentang jenis makanan yang akan membuat kita sehat. Sebuah suraty bernama Surat Lebah (An-Nahl) ada menyebutkan bahwa dalam MADU terdapat obat bagi sebagal jenis penyakit, artinya sumber kesembuhan. Ini rahasia yang manusia kurang menyadarinya.
Kenyataannya apakah orang islam yakin dengan keampuhan madu sebagai obat?
Sebaliknya justru ilmu ini banyak diambil oleh orang-orang timur (cina,jepang,india, dll) maupun barat. Justru mereka yang berlomba berburu dan memproduksi madu. Padahal kita yakin dengan adanya syurga, neraka, alam barzakh, hari hisab, para rasul dari adam, nuh, ibrahim, musa, isa bahwa semuanya pernah ada dan hidup di muka bumi. Kalau untuk berita yang seperti ini kita dan para kiayi sekalian merasa harus yakin, kenapa mengenai berita MADU sebagai penyembuh malah banyak yang kurang yakin? Malam lebih yakin aspirin, parasetamol, bodrex, dan lain sebagainya. Bahkan ada yang rela membeli obat hingga puluhan juta, padahal Allah sudah menunjukkan penawar sakit yang sebenarnya, kenapa kita tidak percaya? padahal ayat tentang madu ini bersamaan turunnya dengan ayat-ayat tentang kubur, syurga, neraka, mahsyar, dan lain-lain. Mari kita renungkan hal ini!
Dan diantara kebiasaan rasul dalam menjaga kehatan adalah mengatur pola makan (termasuk dengan berpuasa), memakan buah dan serat (sayur), sering berolahraga (setiap habis subuh beliau sering keliling kota madinah mengontrol, dengan berjalan kaki menyusuri pemakaman baqi dan pelosok lainnya, kurang lebih 2-3 jam).
Jadi tunggu apa lagi? semua tergantung kepada kita, mau atau tidak. Dan yakinlah bahwa SEHAT ITU PENTING...
Langganan:
Postingan (Atom)